Pengertian Keseimbangan Pasar


Pengertian Keseimbangan Pasar -

Keseimbangan pasar adalah suatu kondisi, jika jumlah yang diperlukan adalah jumlah item yang ditawarkan pada harga tetap. Jika harga mencapai kesetimbangan, jumlah produk konsumen adalah sama dengan jumlah barang yang diproduksi atau dijual oleh produsen. Coba bayangkan! Apa yang terjadi ketika keseimbangan pasar tercapai? Tentu saja tidak aka barang yang tersisa kepada penjual, dan tidak konsumen yang tidak menerima barang tersebut, bukan? Akibatnya, tidak ada alasan bagi pasar untuk menambah atau mengurangi harga per ceteris paribus diterima. Nah, itulah yang kami yang sesuai untuk menentukan kondisi kliring pasar

Jika keseimbangan pasar dapat dicapai, apa yang akan terjadi? Apa yang akan terjadi adalah bahwa tidak akan ada barang atau produk penyedia layanan lainnya, dan tidak konsumen yang tidak mendapatkan produk untuk memenuhi kebutuhan Anda. Akibatnya, tidak ada alasan bagi pasar untuk menaikkan dan menurunkan harga barang dengan asumsi ceteris pribus kondisi seperti ini disebut keseimbangan pasar.

Berikut akibat jika asumsi ceteris paribus tidak terpenuhi:

  • Pergeseran permintaan
  • Pergeseran penawaran

Mekanisme pasar (market mechanism) adalah kecenderungan pasar bebas untuk perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang, yaitu sampai jumlah penawaran dan permintaan sama. Pada titik ini karena tidak ada kelebihan permintaan atau kelebihan penawaran, tidak ada tekanan terhadap harga untuk berubah lagi. Penawaran dan permintaan tidak selalu berada dalam equilibrium dan beberapa pasar mungkin tidak akan mencapai equilibrium dengan cepat apabila kondisi tiba- tiba berubah, namun kecenderungan tetap, bahwa pasar biasanya mengarah ke keseimbangan.

Untuk memahami mengapa pasar cenderung mengarah ke keseimbangan misalnya pada awal harga berada di atas tingkat keseimbangan pasar (P1) dalam gambar 3.1 maka produsen akan berusaha memproduksi dan menjual barang lebih daripada kesediaan konsumen untuk membeli. Akibatnya akan terjadi surplus dimana jumlah penawaran melebihi jumlah permintaan. Untuk menjual surplus ini atau paling sedikit mencegah surplus yang bertambah, produsen akan mulai menurunkan harga. Akhirnya harga turun, jumlah permintaan akan naik dan jumlah penawaran akan turun sampai harga equilibrium Pe tercapai.

Hal sebaliknya akan terjadi jika harga mula- mula ada di bawah Pe, yaitu P2. Kekurangan (Shortage), yaitu situasi dimana jumlah permintaan melampaui jumlah penawaran. Hal ini mengakibatkan harga tertekan keatas karena konsumen akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan penawaran yang ada dan produsen merespons dengan kenaikan harga dan menambah output dan harga akhirnya akan mencapai Pe.
Ketika menggambarkan dan menggunakan kurva penawaran dan permintaan diasumsikan bahwa pada setiap harga, barang akan diproduksi dan dijual dalam jumlah tertentu. Asumsi ini hanya bisa terjadi jika suatu pasar sedikitnya bersifat bersaing, yaitu baik penjual maupun pembeli hanya mempunyai sedikit kekuatan di pasar. Maksudnya adalah secara individu memiliki sifat kemampuan untuk mempengaruhi harga pasar.

 

Demikian informasi mengenai Pengertian Keseimbangan Pasar. Semoga dapat bermanfaat untuk anda baik itu Pengertian Keseimbangan Pasar

About Me   Disclaimer   Contact Us   Privacy Policy  
@2015 Bersiap BLog