Niat , Cara, Waktu, Keutamaan, Doa Sholat Ashar

Niat , Cara, Waktu, Keutamaan, Doa Sholat Ashar


Konten dari Artikel ini :

    Sholat Ashar Adalah

    Sholat Ashar adalah salah satu shalat Wajib 5 Waktu yg termasuk kedalam Rukun Islam dalam Ajaran Islam sehingga Shalat Wajib Ashar ini mempunyai banyak sekali manfaat dan keutamaannya, salah satunya ialah mendapatkan pahala yg begitu besar jika anda mengerjakan-nyaa. Hukum Mengerjakan Shalat Ashar adalah Wajib atau Fardhu Ain dan Hukum Shalat Ashar tersebut mempunyai penjelasan yaitu diwajibkan atas semua umat muslim baik Laki – Laki dan Perempuan yg sudah Baligh ataupun Cukup Umur untuk mengerjakan Shalat Wajib Ashar.


    Keutamaan Sholat Ashar

    Ingin masuk surga? Jangan tinggalkan sholat Ashar. Karena Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).

    Di hadits lain, ia saw juga bersabda, “Barangsiapa mengerjakan shalat pada dua waktu dingin (shubuh dan ashar), maka dia akan masuk surga.” (HR. Al-Bukhari no. 540 dan Muslim no. 1005)

    Berikut keutamaan Sholat Ashar :

    • Amalan yang mengantarkan ke surga

    Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).

    Barangsiapa mengerjakan shalat pada dua waktu dingin (shubuh dan ashar), maka dia akan masuk surga.” (HR. Al-Bukhari no. 540 dan Muslim no. 1005)

    Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” [QS. Al-Baqarah [2]: 238]

    Menurut pendapat yang paling tepat, yang dimaksud dengan “shalat wustha” dalam ayat di atas adalah shalat ashar. Hal ini berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika terjadi perang Ahzab,

     “Mereka (kaum kafir Quraisy) telah menyibukkan kita dari shalat wustha, (yaitu) shalat ashar.”

    • Tidak melaksanakan shalat Ashar akan terhapus amalannya dan seolah-olah telah kehilangan keluarga dan hartanya

    Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari no. 594).

     “Orang yang terlewat (tidak mengerjakan) shalat ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya.” HR. Bukhari no. 552 dan Muslim no. 200, 626.

    • Pembeda diri dari orang munafik

    Itulah shalatnya orang munafik, (yaitu)duduk mengamati matahari. Hingga ketika matahari berada di antara dua tanduk setan (yaitu ketika hampir tenggelam, pent.), dia pun berdiri (untuk mengerjakan shalat ashar) empat raka’at (secara cepat) seperti patukan ayam. Dia tidak berdzikir untuk mengingat Allah, kecuali hanya sedikit saja.” HR. Muslim no. 622.

    • Shalat yang disaksikan oleh malaikat

    Para malaikat malam dan malaikat siang silih berganti mendatangi kalian. Dan mereka berkumpul saat shalat subuh dan ashar. Kemudian malaikat yang menjaga kalian naik ke atas hingga Allah Ta’ala bertanya kepada mereka -dan Allah lebih mengetahui keadaan mereka (para hamba-Nya)-, “Dalam keadaan bagaimana kalian tinggalkan hamba-hambaKu?” Para malaikat menjawab, “Kami tinggalkan mereka dalam keadaan sedang mendirikan shalat. Begitu juga saat kami mendatangi mereka, mereka sedang mendirikan shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 555 dan Muslim no. 632)


    Waktu Sholat Ashar

    Sholat Ashar adalah ibadaha yang dikerjakan dari sejak panjangan bayangan sama dengan panjang benda, hingga matahari tenggelam. Di Jabodetabek, waktu sholat ashar berkisar dari jam 14.45 (Bulan Oktober) hingga 15.30 (bulan Juli), tergantung pergerakan matahari.

    Sholat Ashar terdiri dari 4 rakaat dengan dua salam dan dua tasyahud (awal dan akhir). Bacaannya tidak dikeraskan (sirr). Rakaat pertama dan kedua membaca Al-Fatihah dan surat pendek saat berdiri, sedang rakaat ketiga dan keempat hanya membaca Al-Fatihah.

    Allah swt telah memerintahkan umat Islam agar menjaga sholat ini.

    “Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” [QS. Al-Baqarah [2]: 238]

    Hukum Bagi yang Meninggalkan Sholat Ashar

    Jangan dianggap remeh, karena ada ancaman bagi muslim yang meninggalkan sholat Ashar. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari no. 594).

    Dan pada hadits lain, ia saw juga bersabda, “Orang yang terlewat (tidak mengerjakan) shalat ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya.” HR. Bukhari no. 552 dan Muslim no. 200, 626.)


    Cara Mendirikan Sholat Ashar

    Ada 13 rukun sholat yang harus dipenuhi. Yaitu:

    1.    Membaca niat
    2.    Takbiratul ihram.
    3.    Berdiri tegak bagi yang mampu, boleh sambil duduk atau berbaring bagi yang sedang sakit.
    4.    Membaca surah Al-Fatihah pada tiap-tiap raka’at.
    5.    Ruku’ dengan thuma’ninah.
    6.    I’tidah dengan thuma’ninah.
    7.    Sujud dengan kali dan thuma’ninah.
    8.    Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah.
    9.    Duduk tasyahud akhir dengan thuma’ninah.
    10.    Membaca tasyahud akhir.
    11.    Membaca shalawat Nabi pada tasyahud akhir.
    12.    Membaca salam yang pertama.
    13.    Tertib; berurutan dalam mengerjakan rukun-rukun shalat.


    Niat Sholat Ashar

    Niat adalah rukun sholat. Agar terlaksana rukun tersebut, maka perlu dilafazhkan ucapan berikut:

    اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

    Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

    Bacaan di atas hanyalah alat bantu untuk memantapkan hati. Ada pun niat adanya di hati. Rasulullah saw memang tidak pernah mencontohkan menyebutkan bacaan niat, tetapi sebagai alat bantu agar hati bisa fokus untuk sholat, ulama membolehkan bahkan menganjurkan selama tidak diyakini berasal dari Nabi saw.


    Sholat Ashar Berjamaah

    Dianjurkan juga untuk berjamaah di masjid agar mendapat keutamaan yang besar. Rasulullah saw bersabda, “Salat berjamaah itu lebih utama dari salat sendirian dengan 27 derajat.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)


    Menjamak Sholat Ashar

    Bila sedang dalam perjalanan, atau sedang sakit, atau ada keperluan mendesak, sholat ashar boleh dijamak. Yaitu dilakukan pada waktu sholat zhuhur. Ini disebut dengan jamak taqdim.


    Mengerjakan Sholat Ashar di Waktu Maghrib

    Tidak sah sholat Ashar dilakukan di waktu maghrib. Karena waktunya sudah lewat. Juga di waktu lain, kecuali jamak di waktu zhuhur. Dikecualikan juga bila sholat itu diniatkan untuk meng-qadha atau mengganti sholat yang alpa dikerjakan.

    Demikian informasi mengenai Niat , Cara, Waktu, Keutamaan, Doa Sholat Ashar. Semoga dapat bermanfaat untuk anda baik itu Niat , Cara, Waktu, Keutamaan, Doa Sholat Ashar

    About Me   Disclaimer   Contact Us   Privacy Policy  
    @2015 Bersiap BLog