Manfaat Dan Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional


Konten dari Artikel ini :

    Perdagangan internasional adalah bidang ekonomi yang menerapkan model mikroekonomi untuk membantu memahami ekonomi internasional. Isinya mencakup alat yang sama yang diperkenalkan dalam kursus ekonomi mikro, termasuk analisis penawaran dan permintaan, perilaku perusahaan dan konsumen, struktur pasar yang kompetitif, oligopolistik dan monopoli, dan dampak distorsi pasar. Kursus yang khas menggambarkan hubungan ekonomi antara konsumen, perusahaan, pemilik faktor, dan pemerintah.

    Tujuan dari kursus perdagangan internasional adalah untuk memahami dampaknya terhadap individu dan bisnis karena perdagangan internasional itu sendiri, karena adanya perubahan dalam kebijakan perdagangan dan karena perubahan dalam kondisi ekonomi lainnya. Kursus ini akan mengembangkan argumen yang mendukung kebijakan perdagangan bebas serta argumen yang mendukung berbagai jenis kebijakan proteksionis. Pada akhir kursus, siswa harus lebih memahami kontroversi berabad-abad antara perdagangan bebas dan proteksionisme.


    Ekonomi Internasional menerapkan model makroekonomi untuk membantu memahami ekonomi internasional. Fokusnya adalah pada hubungan timbal balik antara variabel ekonomi agregat seperti PDB, tingkat pengangguran, tingkat inflasi, neraca perdagangan, nilai tukar, suku bunga, dan sebagainya. Bidang ini memperluas makroekonomi untuk memasukkan pertukaran internasional. Fokusnya adalah pada pentingnya ketidakseimbangan perdagangan, faktor penentu nilai tukar dan efek agregat kebijakan moneter dan fiskal pemerintah. Di antara isu yang paling penting yang dibahas adalah pro dan kontra dari sistem nilai tukar tetap versus mengambangKerjasama antar negara terjadi karena adanya potensi geografis yang berbeda.

    beberapa negara maju memiliki keterampilan mengolah sumber daya alam, tetapi Tidak memiliki sumber daya alam. Di sisi lain, suatu negara memiliki potensi alam yang melimpah tetapi tidak mempunyai tenaga terampil. Maka kondisi seperti ini menimbulkan kerjasama antar negara yang memiliki teknologi tinggi, dengan negara yang memiliki sumber daya alam yang perlu diolah. Adapun bentuk kerjasama tersebut, yaitu kerjasama bilateral, regional, dan internasional.

    • Kerjasama bilateral, yaitu kerjasama di antara dua negara, terjadi karena perjanjian bilateral.
    • Kerjasama regional, yaitu kerjasama beberapa negara dala suatu kawasan kerja sama regional, terjadi karena perjanjian multirateral.
    • Kerjasama internasional, yaitu kerjasama antar negara-negara di seluruh dunia

    Kerjasama yang dilakukan oleh tiap negara dapat meliputi berbagai bidang, antara lain bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Tiap kerjasama dilakukan atas dasar manfaat. Adapun manfaat kerjasama antar negara antara lain:

    • Saling menghargai dan menghormati ideologi masing-masing
    • Saling menguntungkan kedua belah pihak dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi
    • Meningatkan penerapan IPTEK serta menanggulangi hal-hal yang dapat merusak budaya
    • Meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan
    • Mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia, serta
    • Menciptakan suasana pergaulan yang selaras, serasi, dan seimbang.

    Apa sebenarnya ekonomi internasional dan apa yang dicakupnya cenderung bergantung pada pandangan orang yang menggunakan definisi tersebut. Secara kasar, ini mencakup interaksi ekonomi antara negara-negara seperti perdagangan internasional.

    Lebih tepatnya, ekonomi internasional adalah bidang studi yang berhubungan dengan perdagangan antar negara.
    Topik di Bidang Ekonomi Internasional

    Topik berikut adalah contoh dari mereka yang dipertimbangkan di bidang ekonomi internasional:

        Nilai tukar dan arus uang antar negara
        Sengketa perdagangan dan perdagangan bebas, seperti perselisihan kayu lunak
        Imigrasi dan migrasi antar negara
        Peraturan peran dan biaya pengiriman bermain pada arus perdagangan
        Bagaimana perbedaan dalam rezim pajak mempengaruhi keputusan perusahaan di negara mana yang akan beroperasi

    Ekonomi Internasional - Satu Perspektif

    Buku International Economics: Global Markets and International Competition memberikan definisi sebagai berikut:


    "Ekonomi internasional menggambarkan dan memprediksi produksi, perdagangan, dan investasi lintas negara. Upah dan pendapatan naik dan turun dengan perdagangan internasional bahkan di negara kaya besar seperti Amerika Serikat. Di banyak negara, ekonomi internasional adalah masalah kehidupan dan kematian. Sebuah lapangan dimulai di Inggris pada tahun 1700an dengan sebuah perdebatan mengenai isu perdagangan bebas internasional, dan perdebatan terus berlanjut. Industri domestik membayar politisi untuk perlindungan terhadap persaingan asing. "
    Institut Ekonomi Internasional 'Definisi

    Institute for International Economics meneliti sejumlah topik hangat di bidang ekonomi internasional, seperti outsourcing, kebijakan baja AS, nilai tukar China, dan standar perdagangan dan perburuhan.

    Para ekonom internasional mempelajari pertanyaan seperti "Bagaimana sanksi terhadap Irak mempengaruhi kehidupan warga biasa di negara ini?", "Apakah nilai tukar mengambang menyebabkan ketidakstabilan keuangan?", Dan "Apakah globalisasi menyebabkan erosi standar perburuhan?".

    Tak perlu dikatakan lagi, para ekonom internasional menghadapi beberapa topik yang lebih kontroversial di bidang ekonomi.

    Manfaat Kerja Sama Ekonomi Internasional 

    Indonesia adalah salah satu dari negara berkembang. Dalam jalannya ekonomi indonesia, membutuhkan bantuan dari negara lain. Sehingga hubungan kerja sama pada bidang ekonomi itu sangat dibutuhkan demi terciptanya suatu negara yang sejahtera. Manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari kerja sama ekonomi internasional yang dilakukan bagi perekonomian Indonesia adalah sebagai berikut.... 

    • Kemajuan pada bidang perekonomian, dapat dilihat dari perjalanan ekspor-impor barang dan jasa. Jika ekspor tinggi maka akan bermanfaat karena devisa akan meningkat
    • Indonesia memiliki kesempatan dalam menimba ilmu pengetahuan dan juga teknologi dari negara maju
    • Memperkuat daya tawar dan posisi indonesia dalam dunia internasional 
    • Kegiatan ekonomi di indonesia dapat berkembang karena modal asing dapat masuk 
    • Tingginya permintaan akan barang dan jasa baik itu dari dalam maupun juga dari luar negeri yang dapat menekan harga pokok per unit produksi
    • Negara dapat mengimpor barang-barang tertentu yang jika diproduksi akan lebih mahal 
    • Meningkatkan kecerdasan, keterampilan dan kreativitas tenaga pekerja dari tuntutan kegiatan ekspor ke luar negeri yang meningkat
    • Adanya kemudahan dalam mendapatkan bahan baku dan bahan penolong yang diperlukan dalam setiap proses produksi 
    • Membuka lapangan kerja dan menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan

    Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

    1. Kerja Sama Bilateral

    Kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama ekonomi yang terjadi antara dua negara, misalnya antara negara Indonesia dengan Jepang. Bentuk kerja sama ekonomi internasional secara bilateral lebih sering dilakukan seperti pertukaran kedutaan besar dan kunjungan antarnegara. Contoh kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama antara indonesia dan korea selatan yang membentuk suatu kerja sama yang dikenal dengan Indonesia-Korea Joint Task Force on Economic Cooperation (JTF-EC) yang menyelenggarakan pertemuan tahun 2007, kemudian tahun 2011 JTF-EC menjadi Working Level Task Force Meeting (WLTFM) yang dilaksanakan dibali.
     

    2. Kerja Sama Ekonomi Regional 
    Kerja sama ekonomi regional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang dilakukan antara negara yang terletak pada suatu kawasan tertentu. Contoh lembaga kerja sama ekonomi regional adalah APEC, AFTA, dan ASEAN.
     

    3. Kerja Sama Ekonomi Multilateral 

    Kerja sama ekonomi multilateral adalah bentuk kerja sama yang dilakukan antara dua negara atau lebih yang tidak dibatasi oleh wilayah tertentu dengan bersifat internasional Contohnya IMF dan ILO
     

    4. Kerja Sama Ekonomi Antarregional 

    Kerja sama ekonomi antarregional adalah bentuk kerja sama yang dilakukan antara dua atau lebih lembaga-lembaga ekonomi regional. Contoh kerja sama ekonomi antarregional adalah ASEAN dan Uni Eropa.
     

    5. Kerja Sama Ekonomi Berdasarkan Tujuan dan Lapangan Usaha 
    Kerja sama ekonomi ini adalah tidak terbatas pada wilayah dan hubungan internasional saja, melainkan kerja sama yang dibentuk dengan dasar tujuan dan lapangan usaha. Contohnya OECD dan OPEC.

    Demikian informasi mengenai Manfaat Dan Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional. Semoga dapat bermanfaat untuk anda baik itu Manfaat Dan Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

    About Me   Disclaimer   Contact Us   Privacy Policy  
    @2015 Bersiap BLog