Bacaan Sholawat Nariyah Latin Dan Artinya

shalawat

Konten dari Artikel ini :

    Pengertian Sholawat Nariyah

    Sholawat Nariyah merupakan salah satu Sholawat yang sangat populer dikalangan masyarakat muslim. Banyak yang meyakini manfaat sholawat nariyah mampu meringankan masalah, memecahkan kesulitan serta mudah tercapainya apa yang diharapkan, namun banyak juga yang berpendapat bahwa shalawat nariyah itu dilarang karena di dalamnya mengandung kesyirikan (menyekutukan Allah).

    Dalam sejarahnya, Sholawat Nariyah tidak pernah ada di zaman Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, sementara sejarah lain menyebutkan sholawat nariyah merupakan sholawat yang selalu diamalkan oleh sahabat nabi, dimana sahabat nabi tersebut mengamalkan atau membaca shalawat nariyah sebanyak 4.444 kali setiap malam, dan dengan amalan inilah ia sebagai orang yang pertama masuk surga bersama nabi.

    Dari beberapa uraian diatas, dapat kita pahami bahwa sholawat nariyah ini ternyata memiliki kontroversi di kalangan muslim. Nah, pada halaman ini kami akan menguak atau memaparkan tentang Sholawat Nariyah yang kontroversial ini, yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber.

    Nabi Muhammad saw merupakan orang yang paling dicintai umat muslim. Bahkan melebih cinta kepada diri sendiri.

    Seorang sahabat Rasulullah saw, Umar bin Khattab, pernah berkata kepada Rasul. “Sesungguhnya engkau wahai Rasulullah, adalah orang yang paling aku cintai daripada segala sesuatu selain diriku sendiri.” ungkap Umar bin Khattab r.a. di suatu kesempatan. Nabi shallallahu alaihi wasalam  bersabda, ‘Tidak, demi Dzat yang jiwaku ada di TanganNya, sehingga aku lebih engkau cintai dari dirimu sendiri’. Maka Umar berkata kepada beliau, ‘Sekarang ini engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.’ Maka Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Sekarang (telah sempurna kecintaanmu (imanmu) padaku) wahai Umar.” (HR. Bukhari VI/2445 no.6257).


    Keutamaan Sholawat Nariyah


    Salah satu cara mengungkapkan cinta kepada Rasulullah saw adalah dengan bersholawat. Allah swt berfirman:

    إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

    “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzaab: 56)


    Dan salah satu bunyi sholawat yang diajarkan para ulama adalah Sholawat Nariyah.



    Sholawat Nariyah Latin dan Artinya


    Sholawat tersebut berbunyi sebagai berikut:


    اَللهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامَّاعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الَّذِىْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

    Sejarah Sholawat Nariyah

    Seperti yang telah kami katakan pada awal halaman ini, Nabi Muhammad SAW tidak sempat mengajarkan sholawat nariyah, karna memanglah shalawat ini tak ada pada masa Nabi. Tetapi ada satu kisah yang mengatakan kalau sholawat nariyah disusun oleh teman baik nabi yaitu Syaikh Nariyah. 

    Diambil dari situs indospiritual. com, Sholawat Nariyah yaitu satu sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah. Syekh yang satu ini hidup pada zaman Nabi Muhammad hingga termasuk juga satu diantara teman baik nabi. Beliau lebih tekuni bagian ketauhidan. Syekh Nariyah tetap lihat usaha keras nabi dalam mengemukakan wahyu Allah, mengajarkan mengenai Islam, amal saleh serta akhlaqul karimah hingga syekh tetap berdoa pada Allah memohon keselamatan serta kesejahteraan untuk nabi. Doa-doa yang mengikutkan nabi umum dimaksud sholawat serta syekh nariyah yaitu satu diantara penyusun sholawat nabi yang dimaksud sholawat nariyah.  

    Satu malam syekh nariyah membaca sholawatnya jumlah 4444 kali. Sesudah membacanya, beliau beroleh karomah dari Allah. Jadi dalam satu majelis beliau mendekati Nabi Muhammad serta minta dimasukan surga waktu pertama kalinya dengan nabi. Serta Nabi juga mengiyakan. Ada seorang teman baik yang cemburu serta seterusnya minta didoakan yang sama dengan syekh nariyah. Tetapi nabi mengemukakan tidak dapat karna syekh nariyah telah minta terlebih dulu. 

    Kenapa sahabat itu tidak diterima nabi? serta malah syekh nariyah yang dapat? Para teman baik itu tidak memahami tentang amalan yang tiap tiap malam diamalkan oleh syekh nariyah yakni mendoakan keselamatan serta kesejahteraan nabinya. Orang yang mendoakan Nabi Muhammad pada hakekatnya yaitu mendoakan untuk dianya karna Allah telah menanggung nabi-nabiNya hingga doa itu mau berbalik pada si pengamalnya dengan keberkahan yang benar-benar kuat. 


    Jadi nabi bertindak jadi wasilah yang dapat bikin lancar doa umat yang bersholawat padanya. Berikut satu diantara rahasia doa/sholawat yg tidak beberapa orang tahu hingga banyak yang ajukan pertanyaan mengapa nabi tambah didoakan umatnya? untuk tersebut bila kita berdoa pada Allah janganlah lupa terlebih dulu bersholawat pada Nabi SAW karna doa kita semakin lebih terkabul dari pada tidak berwasilah lewat bersholawat. 

    Berikut kisah singkat sholawat nariyah. Sampai saat ini beberapa orang yang mengamalkan sholawat ini, tidak beda karna mencontoh yang ditunaikan syekh nariyah. Serta sebaiknya sholawat ini di baca 4444 kali karna syekh nariyah meraih karomah sesudah membaca 4444 kali. Jadi jumlah amalan itu tidak lebih dari itba' (ikuti) ajaran syekh. 

    Ada pula yang mengatakan, Shalawat Nariyah konon disusun oleh seseorang ulama magribi (saat ini dimaksud negara Maroko) bernama Ibrahim Attaziy Al-Maghribiy, shalawat inipun di kenal dengan nama shalawat Ta’ziyah Attafrijiyyah, tetapi orang Maroko kerap memanggilnya shalawat nariyah. Wallahu 'alam, cuma Allah yang tahu.

    Kejanggalan Sholawat Nariyah

    Dari narasi itu diatas berkenaan Syaikh Nariyah, ada berbagai hal yang sebaiknya kita cermati dengan cermat, yang pertama yaitu : Apakah benar ada teman baik Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam yang bernama Syaikh Nariyah? 

    Ditulis dari situs metafisis. net, Beberapa teman baik Nabi yaitu beberapa orang yang beriman yang hidup di era, mereka dimuliakan oleh Allah serta dipuji oleh Allah serta Rasul-Nya dengan pujian Khairun Naas (Manusia Paling baik). Oleh karenanya, banyak di antara kelompok beberapa ulama yang menyimpan perhatian yang begitu besar berkenaan biografi serta perjalanan hidup beberapa teman baik Nabi. Oleh karenanya demikian banyak kitab yang ditulis yang menyatukan biografi serta perjalanan hidup generasi paling baik ini serta sebagian generasi yang hidup di era kemuliaan Islam itu. 

    Sebut saja Hilyatul Awliyaa` yang ditulis oleh Al-Hafizh Abu Nu’aim Al-Asfahani. Ada sekali lagi kitab Tahdzibul Kamal karya al-Hafizh Al-Mizzi, Shifatush Shafwah karya Imam Ibnul Jauzi, Al-Ishabatu fi Tamyizish Shahabah karya al-Hafizh Ibn Hajar al-’Asqalani serta bermacam kitab histori yang lain yang dasarnya yaitu beberapa ulama memberi perhatian yang begitu besar kepada biografi serta perjalanan hidup beberapa teman baik Nabi. 

    Beberapa dewan redaktur majalah As-Sunnah menyebutkan, “Setelah mempelajari bermacam kitab diatas dan rujukan biografi yang lain, yang umum diistilahkan beberapa Ulama dengan kutubut tarajim wa ath-thabaqat, nyatanya tidak didapati seseorang juga diantara Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang bernama Nariyah. Bahkan juga sepengetahuan kami, tiada seseorang juga Ulama classic yang punyai nama itu. Lantas, dari manakah orang itu berasal?? ” 

    Sesungguhnya ada satu kejanggalan pada nama orang yang diduga jadi teman baik Nabi itu, yaitu : jikalau kita punya kebiasaan berhubungan dengan hadits-hadits Nabi serta biografi beberapa teman baik, belum juga sempat kita temui ada nama teman baik Nabi yang memperoleh ‘gelar’ “SYAIKH”. Cermatilah nama diatas, “Syaikh Nariyah”. Ini yaitu suatu hal hal yang begitu tidak umum berlangsung di kelompok beberapa ulama salaf, ditambah lagi beberapa teman baik Nabi. 

    Cobalah kalau seorang sedikit saja membaca kitab beberapa ulama yang menuliskan biografi beberapa teman baik, saat mendengar atau membaca nama Syaikh Nariyah yang diduga jadi teman baik Nabi, jadi ia dapat rasakan suatu hal yang aneh, ganjil serta tidak umum. Mungkin saja –Allahua’lam- orang yang buat cerita ini yaitu orang yg tidak punya kebiasaan berhubungan dengan nama beberapa teman baik Nabi, hingga ia bertindak yang cukup fatal serta dipandang ganjil oleh beberapa orang yang punya kebiasaan dengan biografi beberapa teman baik Nabi. 

    Dari sini saja kita telah curiga berkenaan keshahihan cerita itu hingga kita dapat menyimpulkan kalau tiada teman baik Nabi yang bernama Syaikh Nariyah. Jadi, penyandaran shalawat ini pada teman baik Nabi yang bernama Syaikh Nariyah begitu diragukan kebenarannya. 

    Lalu yang ke-2, cerita itu diatas dinukil dengan tanpa ada sanad hingga untuk beberapa orang yang mengerti benar terutamanya sanad dalam satu kisah, mereka dapat begitu susah menelusur keotentikan narasi diatas. Jangankan sanad, artikel itu juga tidak memberikan rujukan dari tempat mana cerita itu dinukil. Sepertinya, -Allahua’alam- orang yang buat cerita diatas tidaklah orang yang punyai amanah ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan karna gelapnya asal-usul serta periwayatan cerita itu diatas. 

    Imam ‘Abdullah bin al-Mubarak sempat berkata, “Isnad yaitu area dari agama. Jika tiada isnad, seorang dapat bebas menyebutkan apa yang diinginkannya. ” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullah dalam muqaddimah Shahihnya). 

    Jadi, amatlah diragukan apabila " Syaikh Nariyah " yaitu teman baik nabi. Karna kami sendiri (Admin Situs (blog) Khusus Doa) baru tahu sehabis baca kisah itu, apabila nyatanya ada salah satunya teman baik nabi yang gelarnya " Syaikh ". Padahal, apabila kita pengen tekuni dari demikian banyak beberapa nama teman baik nabi, tiada yang namanya Syaikh serta/atau Nariyah.

    Demikian informasi mengenai Bacaan Sholawat Nariyah Latin Dan Artinya. Semoga dapat bermanfaat untuk anda baik itu Bacaan Sholawat Nariyah Latin Dan Artinya

      Sosial Media : Fanpage Belajar Islam Twitter Bersiap Twitter Client

      DMCA.com Protection Status

      About Me   Disclaimer   Contact Us   Privacy Policy  
      @2015 Bersiap BLog